Diceritakan dalam info-bagimu.blogspot.com, ada seorang santriwati berinisial K yang sudah lama menuntut ilmu di pondok pesantren yang satu itu. Ia sudah menghabiskan kurang lebih 3 tahun bersekolah dan mengaji di pondo pesantren di daerah Banten ini. Selama 3 tahun itu, ia tidak pernah mendapatkan perlakukan yang tidak wajar dari staff pesantren atau teman-teman mengajinya. Semua terlihat aman dan tenteram.
Namun, dikemukakan dalam metrotvnews.com, keadaan ini berubah ketika suatu hari ia diminta bantu-bantu di rumah Ustadnya. Hari itu sangat diingatnya adalah hari Minggu karena ia sedang libur sekolah. Di tengah-tengah kegiatan bantu-bantu tersebut, K kemudian dipanggil untuk masuk ke kamar sang Ustad. Ia tentu tidak memiliki prasangka yang buruk dan dengan patuh memasuki kamar Ustadnya tersebut.
Setelah beberapa lama ada di sana, K mengaku tidak sadarkan diri. Setelah sadar, ia tahu bahwa sesuatu yang salah sedang terjadi, yaitu Ustadnya telah memperkosanya pada saat K tak sadarkan diri selama beberapa saat tadi. Mengetahui hal itu, ia langsung kabur ke rumah temannya yang berada di luar pesantren hingga orang tuanya mejemputnya. Beberapa bulan kemudian, K menyadari bahwa ia hamil dari hasil perkosaan yang menimpanya tersebut.
Oleh: Meilia Hardianti
Tidak ada komentar:
Posting Komentar