Pasangan
Anda punya masalah pada sistem reproduksinya dan kualitas spermanya
kurang baik? Berikut ini ada beberapa cara agar dia tetap subur.
Sistem
reproduksi merupakan salah satu sistem tubuh yang bisa dibilang sangat
rentan terhadap usia dan lingkungan. Tak peduli pria maupun wanita,
semuanya memiliki kemungkinan bermasalah dengan sistem reproduksi.
Namun, wanita biasanya berusaha mencari solusi secepat mungkin
dibandingkan kaum pria.
Bagaimana membantu pasangan Anda agar menjaga sistem reproduksinya sekaligus menjaga kualitas spermanya?
Hindari
berendam di air panas karena dapat menurunkan produksi spermanya.
Testis yang terletak di luar tubuh pria berfungsi seperti lemari
pendingin yang menjaga agar suhu sperma selalu 5o lebih dingin daripada
suhu tubuh. Segala sesuatu yang menaikkan suhu testis dalam jangka waktu
yang cukup lama mampu mengganggu repoduksi sperma selama dua atau tiga
bulan.
Merokok
merupakan salah satu penyebab munculnya radikal bebas dalam tubuh
manusia yang dapat mengurangi kemampuan sperma untuk bergerak. Selain
itu, radikal bebas terbukti mengurangi usia sperma. Usahakan agar
pasangan Anda menghentikan kebiasaan merokok dan mulai mengonsumsi
suplemen yang mengandung antioksidan tinggi, misalnya vitamin C dan E.
Pria
kegemukan memiliki kualitas sperma yang kurang baik. Perlu diketahui,
lemak tubuh memproduksi hormon yang disebut dengan estradiol yang
langsung berpengaruh pada produksi testosteron, yaitu hormon yang sangat
berpengaruh bagi kualitas sperma seorang pria. Semakin tinggi
estradiol, maka produksi testosteron akan semakin rendah, otomatis
kualitas sperma pun menjadi kurang baik.
Zinc
atau seng memiliki fungsi sebagai antibakteri dalam prostat. Jika
seorang pria kekurangan seng, maka prostatnya rentan akan infeksi
sehingga produksi sperma akan menurun. Untuk menaikkan kadar mineral
seng dalam tubuh, konsumsilah aneka kacang-kacangan, biji-bijian serta
aneka produk susu seperti keju dan yogurt.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar